
Menghadirkan akses air bersih berkelanjutan melalui kolaborasi dan inovasi
KSB Indonesia terus memperkuat komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui berbagai inisiatif yang mengintegrasikan teknologi, kolaborasi, dan tanggung jawab sosial perusahaan. Komitmen ini diwujudkan melalui peresmian Program Penyediaan Air Minum Desa (PAMDes) berbasis energi terbarukan di Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada 22 Desember 2025.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) KSB Indonesia yang sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia 2030, khususnya pada tujuan penyediaan air bersih dan sanitasi. Selain itu, program ini juga mendukung agenda SDGs Desa, terutama dalam mewujudkan desa yang siap air bersih dan sanitasi.
KSB Indonesia terus memperkuat komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui berbagai inisiatif yang mengintegrasikan teknologi, kolaborasi, dan tanggung jawab sosial perusahaan. Komitmen ini diwujudkan melalui peresmian Program Penyediaan Air Minum Desa (PAMDes) berbasis energi terbarukan di Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada 22 Desember 2025.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) KSB Indonesia yang sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia 2030, khususnya pada tujuan penyediaan air bersih dan sanitasi. Selain itu, program ini juga mendukung agenda SDGs Desa, terutama dalam mewujudkan desa yang siap air bersih dan sanitasi.
Peresmian program dan keterlibatan pemangku kepentingan
Acara peresmian PAMDes di Desa Tumpangkrasak dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk manajemen KSB Indonesia yang diwakili oleh Bapak Arman Reyes Furqon, Finance Director PT KSB Indonesia; Bupati Kudus Bapak Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, ST., MT; Camat Jati Muchammad Zainuddin, S.STP; Kepala Desa Tumpangkrasak Sarjoko Saputro; perwakilan masyarakat; serta mitra akademik dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
ITB diwakili oleh Bapak Prof. Dr.-Ing. Ir. Zulfiadi Zulhan, ST., MT, Direktur Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK), bersama tim. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan penyediaan air bersih di tingkat komunitas.
Latar belakang dan tantangan air bersih
Desa Tumpangkrasak merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi yang telah lama menghadapi permasalahan kualitas air bersih. Sebagian besar warga sebelumnya mengandalkan sumur dangkal yang kualitas airnya terus menurun akibat pencemaran aktivitas domestik, kedekatan sumur dengan septic tank rumah tangga, serta keterbatasan infrastruktur sanitasi.
Kondisi air yang keruh, berbau, serta ketersediaan air yang menurun pada musim kemarau menimbulkan risiko terhadap kesehatan masyarakat. Hasil kajian lapangan juga menunjukkan adanya potensi kontaminasi mikrobiologis, sehingga diperlukan solusi penyediaan air bersih yang lebih aman dan berkelanjutan.
Solusi terintegrasi berbasis energi terbarukan
Untuk menjawab tantangan tersebut, KSB Indonesia bekerja sama dengan DPMK ITB mengimplementasikan solusi terintegrasi yang meliputi:
- Pengeboran sumur dalam hingga kedalaman 80 meter untuk mengakses akuifer yang lebih aman dan terlindungi.
- Instalasi pompa submersible KSB tipe CORA-1C/21 + UMAISOL 100-0.75/22-I yang dirancang untuk kinerja andal dan efisiensi energi.
- Pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi utama, yang didukung sistem operasi hibrida dengan listrik PLN guna menjamin kontinuitas pasokan air.
- Pembangunan menara air setinggi 10 meter dengan kapasitas tampung 18,8 meter kubik.
- Pengembangan jaringan distribusi air secara bertahap untuk melayani rumah tangga.
- Penguatan pengelolaan air di tingkat desa melalui pembentukan unit pengelola PAMDes yang terintegrasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), disertai pelatihan teknis dan manajerial.
Pernyataan manajemen KSB Indonesia
Presiden Direktur KSB Indonesia, Teo Boon Teong, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
“Akses terhadap air bersih merupakan fondasi utama bagi kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, KSB Indonesia berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan yang tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memperkuat kapasitas pengelolaan di tingkat desa serta mendorong pemanfaatan energi terbarukan,” ujar Teo Boon Teong.
Sementara itu, Arman Reyes Furqon, Finance Director KSB Indonesia, menekankan pentingnya keberlanjutan dari sisi tata kelola dan manfaat jangka panjang bagi desa.
“Kami memastikan bahwa investasi sosial ini dirancang dengan pendekatan keberlanjutan yang matang. Melalui pengelolaan yang terintegrasi dengan BUMDES, sistem air bersih ini diharapkan dapat beroperasi secara mandiri, transparan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi desa, sekaligus menjamin akses air bersih yang aman dan terjangkau bagi masyarakat,” jelas Arman Reyes Furqon.
Testimoni Bupati Kudus
Bupati Kudus Bapak Sam’ani Intakoris menyampaikan apresiasi atas kontribusi KSB Indonesia dan ITB dalam mendukung akses air bersih bagi masyarakat.
“Kami berterima kasih karena Desa Tumpangkrasak mendapatkan bantuan dua unit sumur bor, satu dari ITB dan satu dari PT KSB Indonesia. Air bersih merupakan kebutuhan pokok dan menjadi syarat penting bagi sebuah daerah, termasuk untuk menjaga kesehatan masyarakat,” ujar Bupati Sam’ani.
Ia juga menjelaskan pentingnya peningkatan kualitas air melalui pengambilan dari akuifer dalam.
“Banyak sumur dangkal mengalami penurunan kualitas akibat jaraknya yang terlalu dekat dengan septic tank limbah rumah tangga. Dengan pengambilan air dari akuifer dalam, kualitas air menjadi jauh lebih baik dan aman untuk dikonsumsi.”
Selain itu, Bupati Kudus turut mengapresiasi penggunaan energi terbarukan dalam proyek ini.
“Kami sangat mengapresiasi penggunaan teknologi panel surya sebagai sumber energi. Inisiatif energi hijau seperti ini perlu terus didorong di Kabupaten Kudus.”
Komitmen berkelanjutan
Melalui program PAMDes di Desa Tumpangkrasak, KSB Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan inovasi teknologi, keberlanjutan lingkungan, dan tanggung jawab sosial perusahaan. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi berkelanjutan dalam memperluas akses air bersih serta mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
Publikasi liputan media dapat diakses melalui tautan berikut :


